Sebagai orang tua apalagi seorang ibu kandung akan merasa sangat sedih jika tak bisa hidup bersama dengan anaknya, memangnya Tamara Bleszynski ini pernah melakukan kesalahan seperti apa ya hingga Mahkamah Agung menolak PK dari Tamara Bleszynski Pengajuan PK (Peninjauan Kembali) yang diajukan Tamara Bleszinsky ke Mahkamah Agung untuk mendapatkan hak asuh anaknya telah ditolak. Tamara sebagai ibunya mungkin sudah merasa kangen dengan anak satu-satunya itu, Teuku Rasya Islamay Pasha.Teuku Rafly Pasha mungkin sudah mengetahui akan penolakan PK yang di ajukan Tamara, akhirnya Rafly mau memberikan komentarnya untuk Tamara untuk membantu bisa mendekati Rasya. Karena selama ini Tamara telah menuduh Rafly telah mempersulit Tamara untuk bisa bertemu dengan Rasya padahal menurut pengakuan Rafly, bukan dirinya mempersulit Tamara untuk bertemu akan tetapi Rasya masih belum siap untuk bertemu dengan ibunya.
"Buat apa saya menutup akses Tamara bertemu dengan Rasya. Tapi memang Rasya yang belum mau bertemu dengannya," ujar Rafly di kediamannya.
Rafly sebenarnya tidak tega memisahkan Tamara dengan anaknya.
"Tamara harus sabar. Saya akan membantu dia untuk dekat dengan Rasya, asal dia tidak menuduh saya yang macam-macam. Semua ini tinggal menunggu waktu saja kok," tutur Rafly.
